Diriku Dan Perjalanan


DIRIKU Dan PERJALANAN


Aku berjuang
di antara pena dan buku-buku
yang melingkari waktuku

Ku kumpulkan huruf-huruf yang
berhamburan...
di jiwa...
di raga...
di fikiran...

Ku kembangkan layar khayal
Keingingan tlah menjelma BAGAI DEWA
Tuk arungi samudra kenyataan
Berdiri tegak pada simpang kehidupan
Dengan tatap mata yang tajam
Memandang hari depan
Yang merindukan.... HARAPAN!

Cangkulku adalah renungan
Mata hatiku adalah pisau
Kudapat kupas apa yang kumau!
Air mata kekasihku
Kuanggap syair kehidupan
Sampai kubilang mati itu adalah... KEINDAHAN!

Bulanlah yang memberiku mimpi-mimpi...
Anginlah yang mengajakku tuk ‘mencari’
Dan aku sama sekali tak peduli
Walau kuharus menjadi “muntah” tuk menjawab
Teka-teki tentang..... DIRIKU SENDIRI!

Aku tetap Aku
Siapa pun tak perlu tahu!
Aku adalah Aku
Yang tak pernah kau tahu
Dan apa juga yang kau sangka....


(Puisi Ahira)

comment 1 komentar:

Unknown on 14 Februari 2012 pukul 15.50 mengatakan...

keren kang ........

Delete this element to display blogger navbar

 
Powered by Blogger